Panduan

Senam Peregangan: Rahasia Badan Lentur dan Bebas Pegal ala Orang Indonesia

Senam peregangan merupakan serangkaian gerakan yang bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas tubuh dan mengurangi kekakuan. Aktivitas ini sangat bermanfaat untuk mereka yang banyak menghabiskan waktu dengan duduk atau mengalami pegal-pegal setelah beraktivitas seharian.

Diterbitkan pada Terakhir diperbarui pada

Pengantar Visual

Wanita melakukan peregangan di atas matras yoga di ruang tamu
Pria menyeimbangkan diri dalam pose yoga di atas matras
Wanita melakukan peregangan kaki di matras yoga.
Wanita dalam pose yoga di atas matras di dalam ruangan
Orang-orang berlatih yoga di atas matras di taman.
Wanita berlatih yoga di atas matras di dalam ruangan
Wanita berlatih pose pohon yoga di atas matras di dalam ruangan
Wanita melakukan pose segitiga yoga di rumah.
Wanita berlatih yoga di atas matras di ruang tamu
Wanita melakukan plank di atas matras yoga.
Wanita melakukan pose yoga memutar tulang belakang sambil duduk.
Empat orang berlatih yoga di taman
Wanita melakukan pose yoga upward-facing dog di atas matras
Wanita berlatih yoga di ruang tamu modern.
Wanita melakukan peregangan di atas matras yoga di dalam ruangan.
Wanita berlatih yoga di atas matras di ruang tamu
Wanita melakukan gerakan memutar yoga di atas matras
Wanita melakukan peregangan di atas matras yoga di ruang tamu.
Wanita berlatih yoga di atas matras di dalam ruangan
Pria berlatih yoga di atas matras di dalam ruangan

Antisipasi

Saya dulu sering mengalami pegal-pegal setelah seharian duduk di kantor. Badan terasa sangat kaku, sampai-sampai kesulitan mengambil barang yang jatuh di lantai. Suatu hari, ada tetangga yang lebih tua terlihat lebih lincah. Ternyata rajin melakukan peregangan setiap pagi. Awalnya saya ragu, tapi akhirnya mencoba mengikuti gerakan dasar yang diajarkan.

Pendalaman

Awalnya, otot-otot terasa sangat kencang, terutama di bagian paha belakang. Namun, di balik rasa kaku itu muncul kepuasan tersendiri. Saya mulai menyadari pernapasan yang lebih teratur. Udara pagi yang sejuk membantu tubuh menjadi lebih rileks. Perlahan-lahan, saya mulai bisa menikmati setiap tarikan napas dan gerakan, seolah-olah sedang belajar memahami tubuh sendiri.

Refleksi

Setelah sebulan konsisten, perubahan kecil mulai terasa. Saat bangun tidur tidak terasa kaku lagi, naik turun tangga kantor pun nggak ngos-ngosan. Yang paling bikin seneng, aku akhirnya bisa nyentuh jari kaki tanpa harus nunduk! Ternyata, fleksibilitas itu bukan soal bakat, tapi konsistensi. Sekarang, 10 menit peregangan tiap pagi udah jadi ritual wajib. Bahkan temen-temen kantor ikut-ikutan setelah liat perubahanku.

Peregangan teratur bikin sendi-sendi nggak kaku, jadi lebih gampang bergerak sehari-hari, apalagi buat yang sering duduk lama.
Bantu meredakan ketegangan otot, terutama di area punggung yang sering pegal setelah seharian beraktivitas atau duduk lama.
Membantu memperbaiki posisi duduk dan berdiri, bikin penampilan lebih tegap dan percaya diri.
Gerakan peregangan yang dipadukan dengan pernapasan dalam bisa bikin pikiran lebih tenang dan rileks setelah seharian beraktivitas.
Membantu memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh, bikin badan lebih segar dan berenergi sepanjang hari.
Cocok banget buat yang habis olahraga atau kerja fisik berat, membantu mengurangi rasa pegal dan mempercepat pemulihan otot.
Membuat kita lebih peka terhadap sinyal yang diberikan tubuh, sehingga bisa lebih cepat mengenali kebutuhan untuk beristirahat atau bergerak.
  1. Mulailah dengan pemanasan ringan selama 2-3 menit
  2. Lakukan gerakan peregangan statis, tahan 15-30 detik untuk setiap gerakan
  3. Fokuskan pada area yang sering tegang seperti leher, bahu, dan punggung
  4. Atur pernapasan dengan baik, tarik napas dalam-dalam saat meregang
  5. Lakukan secara rutin 3-5 kali seminggu, lebih baik di pagi hari
  6. Catat kemajuan yang dirasakan
  7. Bergabunglah dengan komunitas untuk saling mendukung
  • Alas yang nyaman
  • Pakaian yang nyaman
  • Ruang yang cukup
  • Air minum
  • Handuk kecil
  • Waktu 10-15 menit
  • Niat dan semangat untuk hidup lebih sehat

Hendaknya tidak memaksakan gerakan. Hentikan kalau terasa sakit. Ibu hamil dan penyandang disabilitas disarankan konsultasi dulu dengan dokter. Lebih baik dilakukan perlahan namun benar, dibandingkan terburu-buru yang berisiko cedera.

Dengan rutin berlatih beberapa kali seminggu, biasanya akan terasa perbedaannya dalam beberapa minggu. Hasil yang lebih signifikan membutuhkan konsistensi dalam beberapa bulan.
Boleh saja, namun disarankan memberikan jeda beberapa hari dalam seminggu untuk memulihkan otot. Kecuali untuk gerakan ringan yang aman dilakukan setiap hari.
Peregangan statis itu gerakan diam di satu posisi (contohnya mencium lutut), sementara dinamis itu gerakannya terus bergerak (kayak ayunan kaki). Statis bagus buat pendinginan, dinamis buat pemanasan.
Untuk pemula, cukup beberapa detik dulu. Kalau udah terbiasa, bisa ditingkatkan pelan-pelan. Jangan dipaksakan ya!
Bisa banget! Peregangan ringan bisa bantu redakan pegal dengan cara melancarkan aliran darah dan mengendurkan otot-otot yang kaku.
Kalau sakitnya tajam atau nusuk, langsung berhenti! Tapi kalau cuma rasa tegang atau tidak nyaman ringan, itu normal. Dengarkan tubuhmu sendiri ya.
Paling bagus sih pas otot lagi hangat, misalnya habis pemanasan atau olahraga. Tapi kalau mau yang praktis, pagi hari setelah bangun tidur juga oke, biar badan nggak kaku seharian.
Bisa banget! Coba lakuin gerakan peregangan ringan sebelum tidur, pasti tidurnya lebih nyenyak. Tapi jangan yang gerakannya terlalu berat ya, nanti malah susah tidur.
Sebelum olahraga lebih baik pemanasan dinamis dulu, baru peregangan statisnya setelah selesai olahraga. Jadi urutannya: pemanasan → olahraga → pendinginan (termasuk peregangan).
Kalau sudah benar, harusnya rasanya seperti tarikan ringan di otot, bukan sakit. Pastiin juga posisi tubuh lurus dan nggak ada gerakan mengayun-ayun yang bisa bikin cedera.
Ada beberapa gerakan yang justru bisa bantu meredakan nyeri punggung, tapi harus hati-hati. Lebih baik konsultasi dulu ke dokter atau fisioterapis untuk dapat panduan yang tepat.
Untuk pemula, cukup beberapa menit dulu beberapa kali seminggu. Nanti kalau udah terbiasa, bisa ditambah durasinya. Yang penting konsisten, nggak usah terburu-buru!

Mulai latihan peregangan untuk meningkatkan kelenturan dan mengurangi pegal pada tubuh.