Panduan

Panduan Praktis Bikin Podcast untuk Pemula Tanpa Ribet

Podcast menjadi media yang efektif untuk berbagi topik favorit, dengan berbagai pilihan pembahasan yang menarik dan informatif. Cocok bagi yang senang berbicara atau ingin berbagi pengetahuan dengan gaya yang mudah dipahami.

Diterbitkan pada Terakhir diperbarui pada

Pengantar Visual

Seorang pria memegang mikrofon.
Photo by dlxmedia.hu on Unsplash
Mikrofon di atas meja di samping kursi dan lilin
foto hitam putih mikrofon
Photo by XT7 Core on Unsplash
mikrofon dengan tripod yang terpasang
mikrofon hitam dengan stand di latar belakang hitam
Photo by Chris Yang on Unsplash
laptop hitam di belakang mikrofon kondensor
mikrofon kondensor hitam dan perak
kabel hitam putih
mikrofon sedang dicolokkan ke pengisi daya
Photo by Denis N. on Unsplash
foto closeup mikrofon kondensor
Photo by JK Sloan on Unsplash
lensa kamera hitam
mikrofon di atas meja sebelah komputer
Photo by Al Amin Mir on Unsplash
mikrofon di ruangan gelap dengan latar belakang hitam
mikrofon yang terpasang di tripod dengan latar belakang putih
mikrofon hitam di atas penyangga hitam
mikrofon di atas stand di ruangan gelap
dua mikrofon abu-abu
Photo by Gritte on Unsplash
mikrofon hitam dan abu-abu di atas tekstil hitam putih
Photo by Ken Barton on Unsplash
mikrofon bulat hitam putih
Photo by Erik Mclean on Unsplash
mikrofon hitam dan perak dengan latar belakang hitam
Photo by Chris Yang on Unsplash

Antisipasi

Sejak dulu aku suka dengerin podcast sambil beraktivitas sehari-hari. Mulai dari obrolan santai sampai diskusi serius, semuanya ada. Suatu hari, kepikiran, terpikir untuk mencoba membuatnya sendiri Aku pun mulai ngecek peralatan seadanya, mikirin topik yang asyik dibahas, sampai bingung mau mulai dari mana. Deg-degan juga sih, jangan-jangan suaraku enggak enak didengar. Tapi, namanya juga baru belajar, ya?

Pendalaman

Hari H-nya tiba. Aku siapkan peralatan sederhana yang ada. Aku bergumam heran saat mendengar rekaman suaraku sendiri yang terdengar aneh. Awalnya kaku banget, kayak lagi baca berita. Tapi lama-lama mulai nyantai, apalagi pas ngobrol sama temen yang jadi bintang tamu. Tawa kita yang lepas bikin suasana jadi cair. Suara tukang bakso yang lewat sempat terekam, tapi justru menambah kesan natural dalam rekaman. Hal itu membuat podcast terasa lebih hidup.

Refleksi

Setelah episode pertama tayang, rasanya lega banget. Komentar dari pendengar yang bilang "suaramu enak didengar" bikin semangat. Ternyata bikin podcast itu enggak perlu sempurna dari awal. Justru keaslian dan keunikan kitalah yang bikin orang betah dengerin. Tiap kali ada ide, langsung aku catat buat bahan episode selanjutnya. Siapa tahu aja, podcast gue bisa bermanfaat bagi banyak orang!

Dari yang tadinya grogi ngomong di depan umum, lama-lama bakal pede banget ngomong di depan umum. Cocok buat yang pengen jadi pembicara handal.
Bisa ketemu dan ngobrol sama orang-orang yang punya hobi sama. Siapa tau bisa jadi teman baru atau bahkan relasi bisnis.
Dengan ngundang narasumber atau riset buat konten, pengetahuan kita otomatis nambah. Gratis dapat ilmu baru!
Dengan pendengar yang setia, ada potensi untuk mendapatkan penghasilan dari berbagai sumber. Banyak podcaster yang menjadikannya sebagai sumber penghasilan tambahan.
Buat yang pengen kerja di dunia kreatif, podcast bisa jadi bukti kalau kita punya skill komunikasi dan konten yang oke.
Bisa rekaman kapan aja dan di mana aja. Lagi di angkot, ngopi di warung, atau sambil rebahan pun bisa.
Podcast jadi wadah buat menuangkan ide-ide kreatif tanpa batas. Bebas berekspresi dengan gayamu sendiri!
  1. Tentukan tema podcast yang benar-benar kamu kuasai dan sukai. Jangan asal ikut trend kalau enggak nyaman.
  2. Siapin peralatan sederhana dulu. Jangan langsung beli mic mahal, pakai yang ada aja dulu.
  3. Gunakan aplikasi perekam suara yang mudah digunakan.
  4. Buat struktur episode sederhana: pembukaan, isi, dan penutup. Jangan lupa sapa pendengar dengan ramah.
  5. Rekam episode perdanamu yang singkat aja dulu, cukup 10-15 menit. Jangan langsung targetin durasi panjang.
  6. Edit bagian-bagian yang berantakan atau jeda terlalu lama. Bisa pakai aplikasi edit sederhana seperti Audacity.
  7. Upload ke platform streaming pilihanmu. Jangan lupa bikin deskripsi yang menarik dan tambahkan tagar yang relevan.
  • Alat perekam suara
  • Earphone dengan mic
  • Aplikasi perekam suara
  • Koneksi internet stabil
  • Topik yang ingin dibahas (bisa hobi, pengalaman, atau keahlianmu)
  • Ruang yang cukup tenang (bisa di dalam lemari berisi baju buat peredam suara)
  • Catatan atau poin-poin bahasan

Jangan lupa minta izin kalau mau ngajak orang lain jadi narasumber. Hati-hati bahas topik sensitif seperti SARA. Jangan pakai musik atau konten orang lain tanpa izin. Rekam di tempat yang aman dan nyaman.

Dapat dimulai dengan peralatan sederhana yang sudah dimiliki, seperti ponsel dan earphone bawaan. Seiring dengan pengalaman, dapat dipertimbangkan untuk menggunakan peralatan yang lebih memadai.
Coba aplikasi perekam suara yang tersedia di toko aplikasi. Tampilannya simpel dan langsung bisa di-upload ke berbagai platform. Kalau mau yang lebih lengkap, bisa coba aplikasi pengeditan audio gratis.
Durasi ideal bervariasi tergantung konten. Untuk pemula, 15-20 menit sudah cukup. Seiring pengalaman, durasi bisa disesuaikan dengan kebutuhan konten.
Promosiin di media sosial, minta teman-teman buat dengerin dan kasih masukan. Yang penting konsisten ngeluarin episode baru.
Tidak harus. Namun, memiliki rekan yang cocok bisa membuat obrolan menjadi lebih hidup dan menarik.
Lebih baik konsisten seminggu sekali daripada tiap hari tapi cuma bertahan sebulan. Sesuaikan sama kemampuan dan jadwalmu.
Sekarang yang lagi naik daun itu podcast tentang kehidupan sehari-hari, kisah inspiratif, atau obrolan santai ala anak muda. Tapi yang paling penting, bahas topik yang benar-benar kamu kuasai.
Wajar banget kok! Anggep aja lagi ngobrol sama temen dekat. Kalau salah, ulang aja. Namanya juga manusia, nggak harus sempurna.
Bisa banget! Banyak peluang yang bisa dieksplorasi seiring dengan berkembangnya podcast-mu.
Enggak wajib sih, tapi keren kalau ada. Bisa pakai platform gratis dulu seperti Linktree buat nampung semua link podcastmu.
Terlalu fokus sama peralatan mahal padahal kontennya biasa aja, jarang update, atau malah terlalu sering ganti-ganti tema. Fokus dulu bikin konten yang konsisten.
Gunakan kata tanya atau angka, misalnya '5 Cara...' atau 'Kenapa...'. Jangan lupa tambahkan kata kunci yang sering dicari orang. Judul yang provokatif tapi tetap jujur juga bisa bikin penasaran.

Mulailah merekam episode pertamamu hari ini!