Desain Web untuk Pemula: Panduan Lengkap Bikin Website Keren
Seni merancang tampilan dan nuansa website yang bikin betah pengunjung, dengan fokus pada kemudahan penggunaan dan pengalaman pengguna yang memuaskan
Pengantar Visual
Antisipasi
Awalnya saya penasaran banget gimana sih caranya bikin website yang keren-keren itu. Setiap buka berbagai situs e-commerce populer, saya selalu kagum sama tampilannya yang rapi dan interaktif. Akhirnya saya putusin buat coba belajar desain web. Modal nekat aja, padahal nggak punya basic desain sama sekali. Siapin laptop yang udah berdebu di lemari, mengunduh perangkat lunak desain, dan siap-siap berpetualang di dunia baru.
Waktu itu sempat mikir, Saya sempat meragukan kemampuan saya karena keterampilan menggambar saya yang biasa saja. Namun, teman saya meyakinkan bahwa desain web tidak mengharuskan seseorang jago menggambar, melainkan yang terpenting adalah memahami dasar-dasarnya terlebih dahulu.
Pendalaman
Awal-awal bingung banget waktu buka Figma. Tapi setelah nonton tutorial di YouTube, pelan-pelan mulai ngerti. Sumpah, rasanya seneng banget pas pertama kali berhasil bikin tombol yang bisa berubah warna waktu di-hover! Kayak dapet kekuatan super gitu, haha.
Sampai lupa makan siang waktu lagi asyik ngatur tata letak. Suara keyboard berderak-derak, kipas laptop yang mendengung kencang, ditambah secangkir kopi tubruk yang udah dingin di samping. Saking asyiknya, baru sadar mata perih karena kelamaan nge-stare ke layar. Tapi beneran worth it liat hasilnya!
Yang paling seru tuh waktu coba bikin desain yang responsive. Awalnya pusing tujuh keliling, tapi pas udah bisa dan liat desainnya bisa menyesuaikan di berbagai ukuran layar, rasanya pengen teriak-teriak seneng!
Refleksi
Setelah selesai bikin desain website portofolio sederhana, saya baru ngeh kalo desain web itu seperti membuat masakan tradisional. Bahan dasarnya sama, tapi hasilnya bisa beda-beda tergantung bumbu dan penyajiannya. Yang penting itu bukan cuma cantik, tapi juga enak dipandang dan mudah dinikmati.
Sekarang tiap buka website, mata saya langsung ngecek tata letak, warna, dan interaksinya. Bahkan temen-temen sampa bingung, "Kok lu bisa liat website jelek dari jauh?" Haha, namanya juga udah kena 'penyakit' desainer!
Yang paling berharga, skill ini bener-bener berguna banget. Dari cuma iseng belajar, sekarang malah bisa bantu usaha temen bikin toko online. Siapa sangka hobi bisa jadi peluang, ya?
- Tonton tutorial dasar desain web di YouTube atau platform belajar seperti Skill Academy
- Unduh dan install Figma (gratis) atau Adobe XD (versi trial)
- Ikuti kursus online dasar-dasar UI/UX design (banyak yang gratis di Internet)
- Buat akun Behance atau Dribbble untuk melihat referensi desain
- Bergabunglah dengan grup Facebook/Telegram komunitas desainer Indonesia
- Mulai buat proyek sederhana, misalnya desain landing page untuk toko online
- Minta feedback ke teman atau di forum komunitas
- Terus berlatih dengan membuat berbagai macam desain website
- Buat portofolio online untuk memamerkan karya-karyamu
- Jangan takut untuk mencoba hal baru dan terus belajar dari kesalahan
- Perangkat komputer dengan spesifikasi standar
- Koneksi internet stabil
- Software desain seperti Figma (gratis) atau Adobe XD
- Browser terbaru (Chrome/Firefox/Edge)
- Akses ke platform belajar online (YouTube, Skill Academy, dll)
- Akun media sosial untuk bergabung dengan komunitas desainer
- Waktu luang minimal 5 jam per minggu untuk belajar
Pastikan selalu menghargai hak cipta dan menggunakan aset yang bebas royalti. Gunakan gambar dan font berlisensi atau gratis. Hati-hati saat berbagi informasi pribadi di internet. Untuk pengguna dengan keterbatasan penglihatan, pastikan kontras warna yang cukup dan ukuran teks yang mudah dibaca.